Akibat Banjir Bandang, Siswa Terhambat Proses Belajarnya

Myleighashley.com – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sambungrejo untuk sementara digabungkan dengan SD lainnya pascamusibah banjir bandang yang melanda Desa Citrosono dan Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Magelang. Bangunan sekolah dinilai belum siap dipergunakan untuk menampung kegiatan belajar mengajar.
Pihak dinas kemudian mengeluarkan kebijakan untuk menggabungkan kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN Sambungrejo dengan SDN Telogorejo untuk sementara. Dengan demikian, KBM akan dilangsungkan di satu tempat yakni di SDN Telogorejo.
Jaraknya sekitar 1 kilometer dari SDN Sambungrejo dan lokasinya relatif aman. Kita memfasilitasi armada untuk antar jemput para siswa selama berangkat dan pulang sekolah.
Saat ini, ada sebanyak 70 siswa SDN Sambungrejo dari kelas I hingga kelas VI. Jumlah siswa di SDN Telogorejo juga sama.
dengan siswa sekitar 140 anak,fasilitas yang ada juga cukup, tidak kurang. Nantinya jadwal sekolah klasikal, digabung per kelas, sementara guru bisa membentuk tim teaching.
Sampai saat ini, masih ada sebanyak 12 siswa yang diketahui belum aktif mengikuti KBM. Dinas menduga, para siswa tersebut masih mengalami trauma ataupun belum siap untuk beraktivitas seperti biasa.
diperlukan semacam trauma healing dan motivasi bagi anak-anak. Makanya kemarin kita sempat mendatangkan Pramuka dan berasosiasi dengan bimbingan konseling, harapannya bisa memberikan semangat dan motivasi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *