Jasad Wanita Ditemukan Tragis Penuh Dengan Gigitan Anjing

Myleighashley.com – Seorang wanita yang ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa terlihat dengan kondisi yang sangat menganaskan. Jasad tersebut ditemukan sudah penuh dengan darah lantaran digigiti oleh anjing. Penemuan jasad wanita tersebut pertama kali di salah satu kos-kosan yang terletak di Kecamatan Beji, Kota Depok.

Dugaan yang dituturkan oleh Ketua aktivis Animal Defender Indonesia Doni Herdaru Tona mengira jika anjing tersebut berusaha untuk membangunkan sang wanita tersebut. Jasad wanita gersebut diketahui bernama Asnawati.

“Menurut saya, anjing-anjing yang setia ini mencoba bangunkan majikannya yang mereka kira tidur. Lalu mereka coba tarik area yang biasa mereka tarik,” kata Doni, Jumat (24/11/2017).

Dugaan sementara, para anjing tersebut dengan tidak sengaja menggigiti bagian tubuh dari korban pad tangan dan kakinya. Soalnya, anjing biasa melakukan interaksi dengan manusia melalui bgian tubuh kaki dan tangan.

“Menurut saya bisa dilihat dari sudut pandang begini, bagian yang digerogoti adalah kaki dan tangan. Kenapa dua bagian ini? Bukan bagian lain? Karena bagian ini biasanya anjing berinteraksi dengan kita, gigit-gigit dan bercanda. (Anjing) terbiasa dengan dua area ini,” ujarnya.

Menurutnya, anjing-anjing tersebut mengigit Asnawati karena kondisi jasad yang telah membusuk. Kondisi tersebut mendorong insting anjing-anjing itu untuk memakan jasad Asnawati.

“Mungkin karena membusuk, lalu lepas atau copot dan mereka terdorong untuk makan bagian itu karena kelaparan selama beberapa hari tanpa makanan. Bukan dengan sengaja, maksud saya, Tapi lebih ke insting untuk bertahan saja,” tutur Doni.

Pada saat ditemukan, jasad tersebut sudah mengeluarkan bau busuk. Ada lebih dari lima ekor anjing yang menggerogoti jasad penjaga kos itu. Jasad Asnawati ditemukan oleh empat penghuni kos pada sekitar pukul 21.30 WIB, Kamis (23/11). Anjing-anjing itu merupakan anjing yang sehari-hari menjaga kosan tersebut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *