Badan Informasi Geospasial Sukses Membuat Atlas Jalur Mudik 2018

Myleighashley.com – Bekerjasama dengan Institut Teknologi Nasional (Itenas), Direktorat Jasa Marga, Badan Pengelola Jalan Tol Nasional, dan Satuan Korps Lalu Lintas Mabes Polri. Badan Informasi Geospasial (BIG) berhasil membuat atlas jalur mudik 2018.

Atlas jalur mudik 2018 tersebut berhasil diluncurkan di Kantor Badan Informasi Geospasial, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dijelaskan oleh Hasanuddin Zainal Abidin selaku ketua BIG, jika atlas jalur mudik ini mencakup semua peta untuk mudik.

Berbagai wilayah seperti Pulau Jawa-Bali saja, namun juga Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan tercamtum di atlas jalur mudik tersebut.

Selain itu, atlas jalur mudik ini juga memberikan informasi mengenai tarif tol serta kebencanaan yang ditujukan kepada pemudik sebagai bahan referensi.

“Atlas jalur mudik 2018 ini berbasis kepada informasi geospasial yang akurat, terbaru, dan informasinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga menonjolkan informasi-informasi tentang jalur mudik alternatif,” kata Hasanuddin.

Hasanuddin mengklaim, atlas ini sudah divalidasi oleh tim BIG dan Itenas. Validasi dilakukan terutama pada jalur utara, baik tol dan non-tol, jalur tengah, dan jalur selatan Pulau Jawa. Hal itu, sambung dia, mempertimbangkan bahwa jalur-jalur tersebut merupakan jalur yang sering dilalui pemudik.

Atlas ini benar-benar memberikan informasi yang berguna untuk para pemudik, salah satu masalah mudik seperti kemacetan dapat dihindarkan jika mengikuti informasi peta jalur mudik 2018 ini.

“Yang lebih unik lagi, kami sengaja menampilkan kekhasannya yaitu rupa bumi 3 dimensi terkait wilayah-wilayah landscape, seperti ada perbukitan dan pegunungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, selain dalam bentuk cetak (offline), pihaknya menyediakan atlas mudik dalam format digital (online). Pemudik dapat mengaksesnya melalui tanahair.indonesia.big.go.id. Sementara, versi cetak dalam format pdf bisa dilihat di www.big.go.id.

“Untuk keperluan distribusi, atlas ini dicetak sebanyak 16.500 eksemplar dan akan disebarluaskan kepada masyarakat pada H-10 Idul Fitri,” katanya.

“Rencana ke depan, BIG bersama Itenas akan menyusun basis data transportasi terintegrasi seluruh Indonesia, sehingga pelayanan kepada masyarakat khususnya informasi jalur mudik dapat disiapkan lebih baik,” tutup dia.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *